Selamat Datang

Sistem Informasi Manajemen Pengujian Kendaraan Bermotor (SIM-PKB) adalah sebuah aplikasi software yang berbasiskan pada sebuah Sistem Informasi Manajemen sehingga mempunyai fungsi-fungsi yang lengkap dalam implementasinya. Tujian utama dari dikembangkannya SIM-PKB ini adalah untuk memberikan layanan yang lebih cepat, transparan dan akurat di sisi layanan publik serta memberikan kemudahan dalam proses penyelenggaraan sistem pengujian kendaraan bermotor .

Software Mock-up

Secara umum dapat dijelaskan disini bahwa SIM-PKB mempunyai tiga fungsi yang dapat di manfaatkan oleh Dinas Perhubungan dalam proses pelayanan pengujian kendaraan bermotor kepada masyarakat, yaitu :

1. Fungsi Operasional, yaitu bahwa SIM-PKB digunakan dalam operasionalisasi sistem pengujian kendaraan bermotor yang dilaksanakan di Kantor Pengujian di lingkungan Dinas Perhubungan kabupaten/kota.  SIM-PKB melakukan beberapa proses dalam sistem pengujian kendaraan yaitu :

  • Melakukan kontrol atas No Uji Kendaraan sehingga dapat dicegah adanya No Uji ganda.
  • Melakukan kontrol atas batas waktu pengujian kendaraan
  • Mencetak Formulir Pendaftaran dan Formulir Pengujian
  • Mencetak Buku Uji

2. Fungsi Administratif, yaitu bahwa SIM-PKB dapat digunakan untuk menyusun suatu sistem administrasi kendaraan yang sudah melaksanakan pengujian secara rapi dan terstruktur berdasarkan atas data Alamat Kendaraan, Nama Pemilik, Merk, Tahun Pembuatan. Jenis BBM, Jenis JBB dan lain-lain. Dengan susunan sistem database kendaraan yang rapi dan terstruktur ini akan dapat memberikan laporan-laporan yang akurat dan efesien serta dapat dipertanggungjawabkan.

3. Fungsi Informatif, yaitu bahwa SIM-PKB dapat digunakan untuk memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan secara cepat dan tepat serta real time berdasarkan reallitas di lapangan sehingga para pengambil keputusan dapat melakukan kebijakan-kebijakan yang tepat pula. Salah satu contoh fungsi informatif dapat disebutkan disini antara lain :

  • Memberikan informasi data jumlah potensi Kendaraan Taman yang merupakan kendaraan asli di suatu kota/kabupaten. Hal ini dapat digunakan untuk menentukan target PAD yang dapat dipertanggungjawabkan.
  • Memberikan informasi data jumlah kendaraan jatuh tempo yang dapat digunakan untuk membuat langkah-langkah untuk optimalisasi PAD.
  • Memberikan informasi data jumlah kendaraan yang numpang uji di suatu kabupaten baik numpang uji masuk maupun numpang uji keluar sehingga kita dapat menganalisa migrasi kendaraan antar daerah.

Dengan tiga fungsi utama tersebut, diharapkan sistem pelayanan publik pada kantor prengujian kendaraan bermotor dapat dilakukan secara lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s